Pemprov Kalteng Gelar Rapat Pematangan Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Palangka Raya, kabarglobal.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan persiapan pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Pembahasan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Arriyana, di Aula Eka Hapakat (AEH), Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (30/07/2026).
Rapat dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, instansi vertikal serta seluruh jajaran panitia yang tergabung dalam kepanitiaan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Mengawali arahannya, Lisda Arriyana mengajak seluruh peserta rapat untuk menyatukan komitmen dan semangat kebersamaan dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya sekaligus forum untuk memastikan kesiapan masing-masing seksi kepanitiaan.
“Pada rapat hari ini kita menindaklanjuti hasil rapat sebelumnya sekaligus memastikan seluruh seksi telah memahami tugas dan tanggung jawabnya sesuai Surat Keputusan Kepanitiaan. Semua persiapan harus berjalan terkoordinasi agar pelaksanaan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung tertib, khidmat, dan sukses,” ujarnya.
Lisda menyampaikan bahwa tema nasional HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, menjadi semangat yang harus diwujudkan melalui penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan di daerah. Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah menerbitkan surat edaran kepada bupati, wali kota, dan seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan.
Dalam rapat tersebut dibahas dua kelompok utama kegiatan, yakni agenda pokok dan agenda penunjang. Agenda pokok meliputi Rapat Paripurna DPRD, pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Apel Kehormatan dan Renungan Suci, serta Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih.
Sementara itu, agenda penunjang mencakup pemasangan atribut kemerdekaan, kegiatan anjangsana dan pemberian bantuan kepada panti asuhan, panti lanjut usia, dan lembaga disabilitas, penyerahan santunan, resepsi kenegaraan, gerakan pembagian bendera Merah Putih, hingga berbagai perlombaan olahraga dan seni yang melibatkan masyarakat.
Lisda juga menyampaikan bahwa pelaksanaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI akan disinergikan dengan rangkaian kegiatan HUT Ke-1 Kodam Tambun Bungai yang berlangsung mulai 27 Juli hingga 17 Agustus 2026. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat semarak peringatan kemerdekaan sekaligus mempererat kolaborasi antarlembaga.
Selain itu, sesuai arahan Gubernur Kalimantan Tengah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga merencanakan penyelenggaraan tabligh akbar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan. Waktu pelaksanaannya akan dimatangkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan keseluruhan agenda yang telah disusun.
Pada kesempatan tersebut, masing-masing koordinator seksi memaparkan progres persiapan, rencana kerja, serta berbagai kebutuhan teknis sesuai bidang tugasnya. Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra meminta setiap seksi segera mengoptimalkan rapat internal guna menyempurnakan kesiapan sebelum pelaksanaan rapat koordinasi final.
“Prinsipnya seluruh seksi telah siap. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah memaksimalkan koordinasi teknis di masing-masing seksi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara optimal. Saya berharap setiap panitia memiliki rasa tanggung jawab dan menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing,” tegasnya.
Mengakhiri rapat, Lisda Arriyana mengajak seluruh panitia untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, serta bekerja secara profesional demi menyukseskan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah sebagai momentum memperkokoh persatuan, semangat kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat. (WDY/Red)
