Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dengan Kejati Kalteng
Palangka Raya, kabarglobal.co – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat menghadiri ramah tamah sekaligus penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah, Hendrizal Husin.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tersebut berlangsung di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (14/8/2026).
Kehadiran Bupati H. Shalahuddin menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dengan jajaran Forkopimda di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurut Shalahuddin, kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara bersih, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk senantiasa mendukung dan memperkuat sinergi dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah,” ujar Shalahuddin di sela kegiatan.
Ia menambahkan, sinergi tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga penting dalam mengawal pelaksanaan berbagai program pembangunan strategis agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum sangat krusial, tidak hanya dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, tetapi juga dalam memastikan program-program pembangunan strategis, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, dapat berjalan lancar sesuai koridor hukum demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, Kapolda Kalimantan Tengah Iwan Kurniawan, Panglima Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai Mayjen YNI Zainul Arifin, Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Ketua DPRD Kalimantan Tengah Arton S. Dohong, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, para asisten, staf ahli gubernur, serta kepala OPD terkait.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan harapan agar kehadiran Hendrizal Husin sebagai Kajati Kalteng dapat semakin memperkuat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kejaksaan Tinggi.
“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Hendrizal Husin di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Provinsi Kalimantan Tengah, Tanah Berkah untuk Indonesia. Kami berharap kepemimpinan Bapak dapat memperkuat sinergi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Kejaksaan Tinggi,” ujarnya.
Edy menjelaskan, luas wilayah Kalimantan Tengah yang mencapai lebih dari 153 ribu kilometer persegi serta besarnya potensi sumber daya alam, seni budaya, dan destinasi wisata membutuhkan kolaborasi seluruh elemen.
Ia menyebut Taman Nasional Tanjung Puting dan Sebangau sebagai bagian dari kekayaan alam yang menjadi potensi daerah. Karena itu, pembangunan Kalteng dinilai membutuhkan semangat gotong royong agar kemajuan dapat dirasakan secara merata.
Selain itu, keberagaman masyarakat Kalteng juga disebut sebagai kekuatan dalam menjaga kerukunan sekaligus mendukung pembangunan yang berkeadilan.
“Masyarakat kita beragam, terdiri atas suku Dayak dan suku lainnya serta berbagai agama, namun tetap hidup rukun, damai, dan harmonis dalam semangat Huma Betang,” jelasnya.
Edy menegaskan, pemerintah provinsi bersama gubernur terus mendorong pembangunan yang merata dan berkeadilan, mulai dari wilayah pedalaman hingga perkotaan. Dalam proses tersebut, dukungan Kejaksaan Tinggi diperlukan untuk memastikan berbagai program strategis berjalan optimal, efisien, transparan, dan sesuai koridor hukum.
Sementara itu, Kajati Kalteng Hendrizal Husin menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk melalui pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan.
“Kami berharap kerja sama yang telah terjalin baik antara Kejaksaan Tinggi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat terus diperkuat. Kejaksaan juga akan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam mengawal program pembangunan di Kalimantan Tengah,” kata Hendrizal.
Ia menegaskan bahwa tugas Kejaksaan tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum. Institusi tersebut juga memiliki peran dalam pengawasan, pembinaan, dan pelatihan guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
“Penegakan hukum tidak hanya bertujuan memenjarakan seseorang. Kejaksaan juga memiliki peran dalam pengawasan, pembinaan, dan pelatihan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” ungkapnya.
Hendrizal juga mendorong penguatan penerapan restorative justice dalam penyelesaian perkara. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat dilakukan melalui mekanisme perdamaian dengan melibatkan pemerintah daerah, termasuk pada tingkat kelurahan dan desa.
“Kami juga mendorong keterlibatan pemerintah daerah dalam pelaksanaannya di kelurahan dan desa, termasuk melalui pelatihan dan dukungan administrasi,” tandas Hendrizal. (Red)
