Radar Cuaca C-Band Muara Teweh Diresmikan, Jangkauan Pantauan Capai 250 Kilometer

Radar Cuaca C-Band Muara Teweh Diresmikan, Jangkauan Pantauan Capai 250 Kilometer
Foto bersama. (foto : Diskominfosandi Barut)

MUARA TEWEH, kabarglobal.co – Sistem pemantauan cuaca di Kalimantan Tengah semakin diperkuat dengan beroperasinya Radar Cuaca C-Band Muara Teweh. Fasilitas yang berada di Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara H. Muhammad Sidik itu resmi diresmikan, Senin (10/8/2026).

Radar dengan jangkauan pemantauan hingga sekitar 250 kilometer tersebut diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam menyediakan informasi meteorologi yang lebih optimal. Selain mendukung keselamatan penerbangan, fasilitas ini juga memiliki peran dalam mitigasi bencana hidrometeorologi dan kebakaran hutan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyambut positif kehadiran fasilitas tersebut. Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Sekretaris Daerah Muhlis menilai keberadaan radar semakin relevan seiring meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas peresmian fasilitas Radar Cuaca Muara Teweh ini,” kata Muhlis saat membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, informasi yang dihasilkan radar dapat memperkuat berbagai upaya pemerintah dalam menjaga keselamatan masyarakat, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, mendukung pembangunan daerah, sekaligus menunjang pelayanan dan keselamatan penerbangan di Bandara H. Muhammad Sidik.

Pemkab Barito Utara juga berkomitmen membangun sinergi yang lebih kuat dengan BMKG dan para pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diperlukan agar informasi cuaca dan sistem peringatan dini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat maupun pemerintah.

Tidak hanya Barito Utara, manfaat fasilitas tersebut diharapkan dapat menjangkau Kabupaten Murung Raya serta wilayah lain di sekitarnya.

PPK Balai Besar Wilayah III BMKG I, Kadek Ocha Santika, menjelaskan bahwa pembangunan Radar Cuaca C-Band Muara Teweh merupakan bagian dari strategi BMKG memperkuat jaringan observasi cuaca di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, fasilitas ini juga memiliki arti penting dalam mendukung IKN dan wilayah penyangga. Dengan informasi cuaca yang lebih cepat dan akurat, upaya meningkatkan keselamatan serta ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan secara lebih baik.

Kadek menyebut keberhasilan pembangunan radar tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, penyedia jasa hingga jajaran BMKG.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Barut ke-76

“Keberhasilan pembangunan radar tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, masyarakat, penyedia jasa, serta seluruh jajaran BMKG. Atas dukungan tersebut, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih hingga radar ini dapat beroperasi,” ujarnya.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, Radar Cuaca Muara Teweh menjadi bagian dari penguatan jaringan radar BMKG yang saat ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Kemampuan radar dalam memantau kondisi meteorologi dan klimatologi hingga radius sekitar 250 kilometer dinilai dapat memberikan dukungan bagi sejumlah kebutuhan strategis.

Selain menjadi instrumen peringatan dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, radar juga dapat dimanfaatkan untuk memantau potensi kebakaran hutan, mendukung kemungkinan pelaksanaan modifikasi cuaca, serta meningkatkan keselamatan transportasi udara.

“Melalui fasilitas ini, BMKG dapat menyajikan informasi cuaca dan iklim yang optimal demi keselamatan serta kemajuan masyarakat luas,” ujar Teuku Faisal.

Namun, ia mengingatkan bahwa keberlanjutan fungsi radar sangat bergantung pada pemeliharaan peralatan secara berkala dan sesuai prosedur. Langkah tersebut penting untuk memastikan perangkat dengan nilai investasi tinggi itu tetap dapat bekerja optimal dalam jangka panjang.

Penguatan fasilitas BMKG, lanjutnya, juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang dibutuhkan berbagai sektor. Di antaranya pertanian, sumber daya air, kesehatan, dan pertambangan.

Peresmian Gedung Radar Cuaca C-Band Muara Teweh ditandai dengan penyerahan cendera mata oleh Sekda Barito Utara Muhlis kepada Deputi Bidang Infrastruktur BMKG M.A. Purwoadi yang hadir mewakili Kepala BMKG.

Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Setelah itu, para undangan melakukan peninjauan terhadap fasilitas gedung radar yang baru diresmikan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Deputi Bidang Infrastruktur BMKG M.A. Purwoadi, Inspektur BMKG Nasrun Waton, PPK Balai Besar Wilayah III BMKG I Kadek Ocha Santika, unsur Forkopimda, serta kepala dan perwakilan Stasiun Meteorologi se-Kalimantan Tengah. (Red/Sumber: Diskominfosandi)