PUPR Barito Utara Lakukan Rekayasa Lapangan Pada Pekerjaan Pembangunan Jembatan Islamic Center

PUPR Barito Utara Lakukan Rekayasa Lapangan Pada Pekerjaan Pembangunan Jembatan Islamic Center
Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara saat melaksanakan kegiatan rekayasa lapangan pada pekerjaan Pembangunan Jembatan Islamic Center bersama pihak kontraktor pelaksana dan tim teknis di lapangan. (Foto : Dinas PUPR Barut)

Muara Teweh, kabarglobal.co – Dalam rangka mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara melaksanakan kegiatan rekayasa lapangan pada pekerjaan Pembangunan Jembatan Islamic Center bersama pihak kontraktor pelaksana dan tim teknis di lapangan, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk menentukan titik merah atau benchmark pembangunan jembatan agar pelaksanaan pekerjaan nantinya berjalan sesuai dengan perencanaan teknis, kondisi eksisting lapangan, serta standar konstruksi yang telah ditetapkan.

Titik merah atau benchmark sendiri merupakan titik acuan tetap yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi sebagai dasar pengukuran elevasi, posisi, dan arah pembangunan. Titik ini menjadi referensi utama bagi seluruh proses pekerjaan di lapangan sehingga pembangunan dapat dilakukan secara presisi dan menghindari terjadinya pergeseran maupun kesalahan teknis.

Baca Juga :  DPUPR Barito Utara Tinjau dan Rekayasa Lapangan Pembangunan Jembatan Sungai Patake I

PPTK Pembangunan Jembatan, Andriano, ST. bersama tim pengawas Dinas PUPR Barito Utara menyampaikan bahwa rekayasa lapangan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan infrastruktur agar tidak terjadi kesalahan teknis di tahap pelaksanaan.

“Penentuan titik merah ini sangat penting sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Dengan pengukuran dan pengecekan bersama, kita memastikan pembangunan Jembatan Islamic Center berjalan sesuai desain dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui tahapan ini, Dinas PUPR Barito Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan mampu meningkatkan konektivitas serta akses masyarakat di Kabupaten Barito Utara. (Sumber : DPUPR Barut)