Bupati Dorong Adanya Peningkatan Produktivitas Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja
Muara Teweh, kabarglobal.co – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis (5/3/2026).
Acara ini berlangsung di Balai Antang Muara Teweh ini dihadiri Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., M.T, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Ketua DPRD Ir. Hj. Mery Rukaini, M.I.P. beserta jajaran, Ketua TP-PKK Hj. Maya Savitri Shalahuddin, Ketua GOW Mira Apriyantinada Felix Sonadie, Sekretaris Daerah Drs Muhlis, serta kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., M.T menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
“Forum ini adalah ruang strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus menyinergikan prioritas pembangunan pusat dan daerah,” ucap Bupati.
Lebih lanjut dikatakan bahwa RKPD Tahun 2027 adalah dokumen perencanaan tahunan yang sangat krusial yang menjadi pijakan dalam penyusunan KUA-PPAS serta APBD Tahun Anggaran 2027.
“Oleh karena itu, Musrenbang hari ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan forum strategis untuk merumuskan program dan kegiatan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Barito Utara,” terangnya.
Ditegaskannya bahwa dalam menyusun RKPD tahun 2027 tentu tidak bisa lepas dari evaluasi capaian pembangunan tahun-tahun sebelumnya.
“Berbagai keberhasilan telah kita raih bersama, baik dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan,” imbuhnya.
Kedepannya, Bupati mendorong adanya peningkatan produktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
“Namun kita juga menyadari, masih terdapat tantangan yang harus kita jawab bersama, seperti pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas SDM, penguatan daya saing ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Melalui Musrenbang RKPD tahun 2027 ini, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk benar-benar fokus pada prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Program yang kita rancang harus berbasis pada kebutuhan riil di lapangan, terukur, realistis, dan selaras dengan kemampuan keuangan daerah. Saya sangat memahami bahwa masyarakat di kecamatan, desa dan kelurahan memiliki harapan besar terhadap pembangunan. mereka ingin jalan mulus, jembatan kokoh, sekolah layak, puskesmas terjangkau dan lapangan kerja tersedia,” pungkasnya.
Sementara itu, pada sesi diskusi, jajaran legislatif menyampaikan sejumlah masukan strategis. Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, menyoroti rencana pembangunan Jembatan Lahei. Ia mengusulkan agar titik pembangunan ditempatkan di posisi tengah antara Kecamatan Lahei dan Lahei Barat guna memperluas akses dan memperlancar mobilitas warga.
Anggota DPRD H. Taufik dan Hasrat, S.Ag, mendorong percepatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK). Menurut mereka, langkah ini penting mengingat masih terdapat beberapa rencana pembangunan yang berada pada kawasan berstatus Hutan Produksi sehingga memerlukan penyesuaian regulasi.
Di sektor pelayanan dasar, H. Taufik juga mengingatkan perlunya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Ia meminta agar tidak ada lagi pungutan di sekolah serta mendorong penambahan fasilitas kesehatan dan tenaga perawat, khususnya di desa-desa terpencil.
Ketua DPRD Barito Utara, Hj. Mery Rukaini, menyampaikan bahwa Musrenbang menjadi ruang penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan daerah. Ia menegaskan DPRD akan terus mengawal hasil pembahasan hingga tahap penganggaran, agar program yang direncanakan benar-benar terlaksana dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Barito Utara.
Melalui forum ini, diharapkan RKPD 2027 dapat menjadi pijakan pembangunan yang terukur, berkesinambungan, dan mampu mendorong pemerataan di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara. (Red/foto : Ist)
